Sudah Gagal, Masih Sombong?

Channel Telegram @posterbelajar

 

Semoga “penyakit” ini tidak ada pada Anda…

 

Yang jelas, penyakit ini masih menghinggapi banyak orang gagal. Seperti apa?

 

Sebagian orang yang gagal, ternyata memelihara penyakit yang “tidak diperlukan” ini.

 

Lho kok bisa?

 

Iya. Ketika ada seorang “motivator bisnis”, atau coach, atau inspirator atau bahkan jelas-jelas seorang pengusaha sukses menyampaikan resep-resep kesuksesan, orang-orang ini selalu “meragukannya”.

 

“Ah, itu kan mereka beruntung saja”

“Ah, mereka bisa ngomog begitu, karena masa sulitnya sudah lewat aja, padahal dulu, mungkin sama saja”

“Ah, justru ini model bisnis dia, dia bicara, terkenal, lalu nawarin deh bisnisnya ke orang lain”

“Ah, resep sukses, kalau memang benar, tentu dia sendiri sudah kaya raya, nggak perlu lagi dong cape-cape ngajar sana-sini isi seminar”

“Ah, resep itu kan berlaku hanya untuk dia, untuk orang lainya belum tentu”.

“Bener nggak itu ‘resepnya’? Kalau bener, sudah banyak dong muridnya yang kaya raya?”

“Ya emang itu kerjaannya, sekolah bisnis”

“Ya emang itu kerjaannya, nulis buku bisnis”

 

Dan masih banyak lagi “pembenaran” lainnya.

 

Bisa jadi “prasangka” benar, bisa jadi salah.

 

Terlepas dari salah-benarnya…, sebagian pebisnis sukses itu memang benar-benar sudah sukses … Sebagian pebisnis itu memang punya banyak bisnis, dan sudah menghasilkan milyaran bahkan triliyunan dari bisnisnya.

 

Sementara sebagian kita, memang masih “jauh” dari mereka. Kekayaan kita masih jauh, kesuksesan belum kelihatan, sementara kegagalan terjadi  hari demi hari.

 

Penyakit “dengki” di atas itu yang bisa jadi membuat kita tak mau menerima ilmu-ilmu, trik-trik, resep-resep kesuksesan mereka sepenuh hati. Di satu sisi kita meng-iyakan, di satu sisi over dosis dengki, over dosis kesombongan membuat kita tak penuh menerima ilmu dan hikmah yang ada.

 

Padahal bisa jadi kalkulasi hasil antara yang kita dapatkan dan mereka dapatkan bisa jadi juga sudah jauh. Mereka bisa jadi sudah “beraset miyaran bahkan triliyunan”, sedangkan kita ratusan juta saja belum sampai. Kalau pun ada, mungkin masih negatif, karena terkurangi “hutang-hutang” kita.

 

Itulah sifat kesombongan yang “aneh”, kesombongan yang justru berawal dari kebodohan. Lah bagaimana tidak? Kita merasa punya resep kesuksesan, dan yakin “akan berhasil” dan berusaha mendebat “resep kesuksesan” mereka yang sudah berhasil hanya berbekal kata-kata “akan saya tunjukkan bahwa saya akan berhasil”.

 

Dan hari-hari berlalu, ternyata “keyakinan” kita tak berujung hasil. Jangankan kemenangan besar, kemenangan kecil saja susah hadir.

 

Dan sebagian kita masih saja “sombong” dengan menolak resep-resep kesuksesan tersebut. Masih saja memelihara penyakit dengki tadi.

 

KEYWORD KESUKSESAN

Buat Anda yang merasakan hal di atas, sudah saatnya berbenah. Ya, berbenah mulai dari sekarang. Sejak saat ini, detik ini juga, setelah selesai membaca tulisan ini. Jangan tunggu esok, pekan besok atau bulan depan atau bahkan tahun depan (jangan sampai kerusakannya makin parah).

 

Bisa jadi masih ada satu alibi lagi “resep itu sukses untuk mereka, belum tentu untuk kita”

 

Namun ada satu hal yang perlu kita paham. Setiap orang punya semacam “keyword kesuksesan”.

 

Ada orang yang tetiba terjadi “lompatan” dalam hidupnya setelah meminta maaf kepada orang tuanya.

 

Ada orang yang tetiba terjadi “lompatan” dalam hidupnya setelah memperbanyak sedekah.

 

Ada orang yang tetiba terjadi “lompatan” dalam hidupnya setelah menghilangkan rasa dendam dalam hatinya.

 

Ada orang yang tetiba terjadi “lompatan” dalam hidupnya setelah membersihkan diri dari dengki.

 

Ada orang yang tetiba terjadi “lompatan” dalam hidupnya setelah sadar bahwa rezeki itu hak-nya Allah swt, bukan manusia.

 

Atau bahkan ada orang yang tetiba terjadi “lompatan” dalam hidupnya setelah memperbaiki hal yang lebih teknis, seperti memperbaiki semua proses bisnisnya.

 

Setiap orang bisa sangat berbeda-beda.

 

Mungkin gara-gara hal inilah ada orang yang menyimpulkan bahwa resep kesuksesan seseorang belum tentu berhasil pada orang lain…

 

Terlepas dari “ketepatan” kalimat di atas, kita butuh tahu tentang keyword kesuksesan diri kita sendiri.

 

MEMBUKA DIRI UNTUK SOLUSI

Masalah berikutnya adalah : yang mana?

 

Pada titik inilah kita harus mulai mau membuka diri. Ya, membuka diri atas inspirasi yang bisa datang dari orang lain.

 

Bunuh sifat dengki kita, hancurkan kesombongan kita, tanggalkan sejenak ego-kita.

 

Sadarlah, bahwa kegagalan kita sudah terlalu banyak membuat kerusakan dan sudah selayaknya diberhentikan. Ya, sekarang juga ! Hari ini juga !!!

 

Mulailah membuka diri.

 

Pelajari solusi “yang diajukan” orang lain. Dengarkan kata-kata coach kita. Pelajari resep-resep kesuksesan dari orang-orang di sekitar kita. Terimalah masukan-masukan dari orang-orang sukses di awal tulisan ini yang bisa jadi kita acuhkan selama ini.

 

Kosongkan gelas kita, terima input. Lalu pilah dan pilih. Cari sampai dapat, pada keyword mana kita masih “jatuh”. Dan pada keyword mana kita akan berhasil. Pada tahap ini, silahkan sesuaikan dengan kondisi masing-masing.

 

Jangan-jangan keyword kesuksesan itu ada pada orang yang tadinya kita “dengki-kan”. Pada buku seorang coach yang selama ini kita anggap “ah, gitu mah saya udah ngerti”. Pada seminar seorang motivator yang dulunya , saat dia bicara begitu, kita bilang, “itu mah saya sudah paham”. Atau pada tulisan seorang pengusaha sukses di sebuah media online, yang bisa jadi dulu kita anggap “terlalu umum”.

 

BERANJAK MENUJU SUKSES

Saat kita mulai menurunkan ego, kesombongan, kedengkian, lalu membuka diri, InsyaAllah satu persatu solusi akan terlihat. Bisa jadi datang dari para inspirator itu, atau ya bisa juga dari diri kita sendiri.

 

Untuk mereka yang muslim, bisa jadi saat kita membersihkan hati sebersih-bersihnya dari semua penyakit hati itu, lalu bertekad, berkeinginan untuk sukses. Berniat untuk bangkit dan memohon pada Allah swt untuk menang… Maka jalan-jalan kesuksesan itu mulai dibuka satu per satu.

 

Tabir yang selama ini membuat kita gagal, Allah swt buka, sehingga kini semua tampak jelas.

 

Solusi yang kita sudah “muter-muter” nyarinya, ternyata sangat mudah.

Sesuatu yang kita anggap hanya bisa terjadi dalam 1-2 tahun atau bahkan lebih, ternyata AJAIB, bisa jadi bisa dicapai hanya dalam semalam.

 

Sebuah pembuktian bahwa matematika Allah swt sangat berbeda dengan matematika manusia.

 

Semua terjadi bisa jad ketika kita sudah bisa menerima bahwa “kita gagal”, dan “mereka sukses”.

 

Maka jangan pertahankan kesombongan itu.

 

Sukses itu ya sederhanya ada hasil. Buka selalu berkata, “saya akan buktikan”.

 

Kemauan belajar pada orang-orang yang bahkan kita remehkan, bisa jadi pintu-pintu kesuksesan itu.

 

Kesombongan, tidak mau menerima masukan, selalu merasa benar, hingga kedengkian yang akut, adalah tabir-tabir penghalang kesuksesan kita.

 

Padahal bisa jadi solusi itu sudah sedemikian banyak di sekitar kita, yang bahkan sekali “klik” hanya dalam tempo semalam, semua bisa terbuka.

 

Sekali lagi, bebaskan diri kita dari sifat “sombong yang tidak perlu itu”. Kesombongan yang “aneh”, karena sudah jelas gagal tapi masih merasa benar. Dan justru hal itu yang membuat kita semakin jauh dari kesuksesan.

 

Semoga jalan kesuksesan kita segera dibuka Allah swt… Tidak menunggu esok, lusa, bulan depan bahkan tahun depan. Tapi mulai hari ini juga…

 

Amiiin…

 

Catt : Tulisan ini untuk renungan bagi mereka yang masih merasa gagal. Bagi yang sudah “merasa sukses (dengan parameter masing-masing)” mungkin sudah tidak diperlukan lagi . Tapi pesan kami, hati-hati! Jangan-jangan itu bagian dari penyakit tadi J

 

——————————————————————–

SATU-SATUNYA NYONTEK YANG “HALAL”, Apalagi buat para pebisnis / calon pebisnis, KLIK DI SINI deh !>>

http://bit.ly/nyontekhalalpebisnis

http://bit.ly/nyontekhalalpebisnis

http://bit.ly/nyontekhalalpebisnis

——————————————————————–

 

Ingin dapat INSPIRASI BISNIS TIAP HARI?

  • FOLLOW IG KAMI : @peluangusahaposterbelajar
  • JOIN channel TELEGRAM: @posterbelajar

 

Atau ingin artikel / tips bisnis rutin Anda terima langsung ke HP Anda? Klik : http://bit.ly/TipsBisnisTerbaik

 

Tolong bantu SHARE ya… (semoga jadi pemercepat kesuksesan kita juga)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s