Antara Pasangan Hidup dan Rem

Dalam hal keputusan bisnis dan investasi, pasangan hidup itu seperti rem.

Selalu Ada 2 Ekstrim

Selalu ada 2 ekstrim dalam hal ini. Pertama, pasangan hidup yang kurang bisa menjaga / tidak berfungsi sebagai rem dan kedua, pasangan hidup yang terlalu over-protektif / terlalu banyak melarang.

Pada ekstrim yang pertama, pasangan hidup tidak bisa mengerem keputusan suami / istri dalam berbisnis, sehingga peluang bisnis apa pun diambil. Suami / istri tidak bisa menjaga pasangannya agar tidak melakukan kesalahan dalam keputusan.

Ada peluang yang sedikit bagus, diambil, tanpa dilakukan perhitungan lebih matang. Ada penawaran yang terlihat “sensasional”, memberikan keuntungan besar dalam waktu cepat (tanpa harus susah-susah bekerja), diambil, padahal bisa jadi itu penipuan. Ada peluang bisnis yang sedang musim, diambil, padahal bisa jadi itu sesaat.

Akhirnya bisa ditebak. Kesalahan keputusan itu berbuah musibah. Perhitungan meleset, keuntungan tidak didapat, kerugian di depan mata.

Tipe yang kedua, pasangan hidup “terlalu banyak mengerem”. Setiap pasangannya ingin mengambil sebuah keputusan bisnis / investasi, selalu dilarang. Alasannya banyak, mulai dari takut rugi, takut di tipu, takut tidak balik modal, takut susah jualannya, takut putaran uangnya lambat, takut uang tidak kembali dan masih banyak lagi.

Mana Keputusan Terbaik? Yang “Berbeda” atau “Mainstrem”

Berbeda dengan tipe pertama, akibat dari pasangan hidup tipe kedua ini cenderung “tidak kelihatan” dan laten. Kenapa? Sebab memang pada masa kini, pada kehidupan mereka aman-aman saja. Tidak kena resiko ini-itu. Bahasa kita “comfort zone”.

Namun tidak di masa mendatang. “Terlalu takut” ambil keputusan bisnis dan investasi itulah justru yang akan membahayakan mereka berdua di masa depan… Kenapa? Nah ini bahasan yang menarik…

Sebagaimana kita tahu, masa depan itu un-predictable, sulit ditebak. Ya, kita bisa adakan perhitungan ini-itu, perencanaan ini-itu. Tapi tetap saja masa depan itu penuh ketidakpastian.

Maka cara terbaik hadapi masa depan adalah membangun karakter pembelajar, karakter berani mengambil resiko, karakter yang siap beradaptasi dengan ketidakpastian, karakter siap berubah dan siap untuk mengambil keputusan-keputusan yang tidak biasa.

Margin 100%, BEP maks 2 bulan, disupport manajemen, pasar terus berkembang, ini pilihan bisnis terbaik >> KLIK DI SINI !

Mereka yang berani ambil keputusan “berbeda” hari ini dibandingkan “keputusan mainstream” banyak orang, bisa jadi hari ini cenderung menjalani hidup penuh ketidakpastian, masuk area “un-comfort zone“, suasana hidup yang bisa jadi “tidak diimpikan” banyak orang (maklum, kebanyakan orang ingin suksesnya saja, tapi tidak mau pengorbanannya). Namun di masa depan, bisa jadi mereka adalah orang yang justru jauh lebih beruntung daripada orang yang “biasa-biasa” tadi.

Orang-orang yang menempuh “jalan aman” di masa kini, pada akhirnya harus siap menghadapi masa-masa yang makin sulit di masa depan, harga-harga terus naik, inflasi, kebutuhan makin besar, semuanya seakan naik eksponensial, sementara pendapatan mereka “kenaikkanya terlalu bisa diprediksi”, linear dan tidak terlalu besar.

Akhirnya, keputusan untuk “mengamankan” masa kini berbuah “ketidakamanan” di masa depan. Dan lebih sial lagi. Bisa jadi di masa depan energi pasangan tersebut sudah tak besar lagi. Usia mereka tak muda lagi, beban kehidupan makin besar, tantangan hidup makin besar.

Bekal hidup tak siap, bekal karakter juga tak siap.

Seberapa Sering Sebaiknya “Me-nge-rem”?

Mari kembali ke analogi sebentar soal rem.

Ya, banyak atau tidaknya kita menggunakan rem, ketika berkendara, tentu sesuai dengan tujuan dan kondisi kita. Jika Anda hanya pergi ke pasar dekat rumah, yang jaraknya hanya 1 km dan jalanan agak macet, tentu banyak nge-rem itu wajar.

Atau Anda ke kantor yang jaraknya kira-kira 20 km, dan suasana macet, banyak ngerem tentu wajar (ya macet sih).

Tapi jika Anda mau mudik, dan jalanan pada dasarnya tidak terlalu macet,terlalu banyak ngerem tentu tidak bijak… Kapan sampainya ke tujuan? Jarak yang harus ditempuh 475 KM, sementara kecepatan mobil tak lebih dari 40 km/jam dan sering sekali ngerem hehehe. Bisa 3 hari sampainya…

Kehidupan pun seperti itu. Faktanya, para pengendara, mengerem itu tak lebih dari 50% aktivitas mereka. Lebih banyak tekan gas daripada rem. Kenapa? Sebab itulah perjalanan, harus “progressif”, maju ke depan, nggak kebanyakan berhenti. Orang yang maju itu terus berjalan ke depan, bukan takut, berhenti, takut, berhenti (Nggak sampai-sampai).

Ambil keputusan ini segera sebelum diambil orang lain ! Sebab 1 kota hanya akan ada 1 distributor >> KLIK DI SINI !

Coba kalau sepanjang perjalanan ke kantor, Anda lebih banyak nge-rem daripada nge-gas. Bisa-bisa 4 jam baru sampai kantor, jalannya lambaaat banget (mungkin lebih cepat pejalan kaki daripada Anda yang naik motor / mobil hehehe), sampai kantor dimarahi atasan, dan akumulasinya dipecat karena sering terlambat, karena jalannya terlalu hati-hati.

Rem itu ada untuk menyelamatkan kehidupan, bukan menghambat kemajuan. Tidak ada rem atau rem blong bisa menyebabkan kecelakaan. Terlalu banyak rem, akan membuat kita lambat sampai tujuan.

Maka kalau Anda menganggap perjalanan kehidupan Anda panjang, sama seperti mudik di atas. Bijaklah menggunakan rem. Sesekali boleh, cuma jangan terlalu sering, nanti Anda tidak sampai-sampai.

Jangan Hanya Fokus Pada Resiko Hari Ini

Dengarkan nasehat pasangan hidup soal keputusan bisnis dan investasi, dengarkan ketakutannya, dengarkan masukannya. Namun Anda jangan sampai membuat Anda terlalu takut. Sebab bisa jadi pasangan hidup hanya berfokus pada resiko, dan resiko hari ini saja, bukan pada proses apalagi hasil dan juga masa depan.

Cara yang paling bijak adalah, Anda pelajari dulu sebuah peluang bisnis, resikonya, peluangnya, hasilnya di masa depan. Lalu coba jelaskan kepada pasangan hidup dengan baik. Sampaikan antisipasi resikonya, kerugian jika tidak diambil sekarang, dan masih banyak lagi.

Apalagi jika peluang bisnis yang Anda lihat itu semuanya sudah serba jelas, produknya jelas, sistemnya jelas, cara pemasarannya jelas hingga siapa saja yang sudah bergabung jelas (bukan bisnis yang benar-benar baru / belum jelas). Seharusnya meyakinkan pasangan lebih mudah.

Peluang Usaha Distributor Poster Belajar, caranya jelas, pasarnya jelas, produknya jelas, tinggal action >> KLIK DI SINI UNTUK LIHAT DETILNYA !

Sekali lagi, keputusan investasi dan bisnis itu seperti perjalanan. Jika terlalu diperturutkan, bisa membahayakan Anda di masa kini. Tetapi jika terlalu banyak nge-rem, terlalu banyak takut, justru membahayakan Anda di masa depan.

Jadilah orang yang pertengahan. Tetap ambil resiko, namun tetap hati-hati. Tetap berjalan ke depan, namun sesekali perlu juga menge-rem.

Pada akhirnya, kalau kita melihat 2 tipe ekstrim pada bagian awal tulisan ini, mereka yang terlalu “nge-gas”, terlalu progressif, dan menjalani hidup penuh resiko di hari ini pun tidak buruk-buruk amat. Sebab kalau pun mereka jatuh, salah ambil keputusan, hal itu berbuah pengalaman (walau pahit). Sesuatu yang lebih mahal daripada pelajaran apa pun dan justru akan menyelamatkan mereka di masa depan.

Mereka yang terlalu hati-hati, selain perjalanannya bisa sangat lambat, resiko-resiko itu juga akan tetap dihadapi, cuma bedanya resikonya dihadapi belakangan, justru saat energinya tak besar lagi.

Faktanya, orang-orang sukses itu adalah orang yang berani ambil resiko di saat muda, mengalami tribulasi, dan perjuangan di masa muda, lalu di saat tua, mereka tinggal menikmatinya, saat kebanyakan orang masih saja harus kerja keras dengan tenaga yang sudah tidak prima lagi.

Faktanya lagi, sebagian pasangan bisa sangat perhitungan untuk investasi bisnis, investasi masa depan, investasi “pembentukan karakter masa depan”. Namun menjadi sangat terbuka kalau soal kebutuhan konsumtif. Gambarannya : Mengeluarkan uang 5-10 juta untuk modal bisnis, begitu sangat sayang. Tetapi beli HP baru atau jalan-jalan, atau bahkan hal konsumtif lainnya, nggak sayang. Padahal uang keluar sama… dan tidak akan memberikan imbal yang produktif.

Salah satu kunci orang sukses itu mau menunda kesenangan. Mereka menahan diri dari hal-hal konsumtif hari ini justru agar bisa menikmatinya di masa depan…

Pilihan hidup terserah Anda dan pasangan. Namun sebaiknya lihatlah juga masa depan.

Iklan

Dapat Order Setiap Hari dari Bisnis Poster Belajar, Mau?

Menjual Poster Belajar itu Mudah !

Sebelum membaca detil tentang profil bisnis Distributor Poster Belajar, lebih enak kalau kita kenal langsung beberapa contoh para distributornya… (tentu kalau Anda mau langsung ingin tahu profil bisnisnya, dipersilahkan, bisa KLIK >> DI SINI! )

Pak Cahyo Jualan Poster Belajar via Marketplace, Setiap Hari dapat Order!!!

Adalah pak Cahyo namanya. Beliau asalnya adalah Distributor Poster Belajar wilayah Cimahi yang kini sudah melebarkan sayap ke Kota Bandung juga (kini pegang 2 kota).

Pak Cahyo sudah merasakan manfaatnya menjadi Distributor Poster Belajar. Bahkan kini Poster Belajar menjadi bisnis utamanya (sebelumnya beliau punya beberapa bisnis).

Setelah menerima pelatihan online dari manajemen pusat Poster Belajar (kami ada pelatihan berkala untuk para Distributor), saat ini pak Cahyo memfokuskan pemasarannya melalui marketplace (Shopee, Tokopedia dan Bukalapak). Dan alhamdulillah, order datang setiap hari !

Hampir setiap hari Pak Cahyo menceritakan order-order yang masuk. Berikut ini sebagian dari screenshoot beliau untuk transaksi di marketplace ini :

Saat ini, pak Cahyo sudah sering melakukan repeat order ke kantor pusat. Karena stoknya terus menipis gara-gara ramai orderan! Terupdate (26 Maret 2018), pak Cahyo repeat order 2000 pcs ! Ya, 2000 pcs sekali repeat order…

Pak Suprianto, Fokus Jualan via Bazaar Sekolah

Beda dengan pak Cahyo, pak Suprianto yang merupakan Distributor Tenggarong, Kalimantan Timur ini fokus jualan via bazaar. Setiap Jum’at – Sabtu beliau buka kontak ke sekolah-sekolah. Senin – Kamis, adalah jadwal beliau mengadakan bazaar di sekolah-sekolah tersebut. Hasilnya luar biasa!! Pembeli selalu membludak. Pak Anto sering “dikeroyok” pembeli, jualannya laris manis.

Pak Anto masih memilih “metode jualan” via bazaar ini karena ia mengakui ada kepuasan tersendiri saat melihat anak-anak dan orang tua puas saat memegang Poster Belajar. Kebahagiaan yang tidak bisa diukur dengan uang.

Karena laris manis jualannya, Pak Anto (panggilan akrab beliau) kini juga mendaftarkan diri menjadi Distributor Kota Samarinda (kini ia pegang 2 kota, sama seperti pak Cahyo). Pak Anto melihat potensi besar Poster Belajar ini dan akhirnya sama seperti pak Cahyo, memutuskan fokus di bisnis ini.

Berikut ini beberapa dokumentasi beliau saat melakukan bazaar :

Bisnis Poster Belajar adalah bisnis yang menjanjikan. Karena selain marginnya besar (bisa 100% bahkan lebih), BEP maksimal 2 bulan, di bisnis ini Anda juga akan dibimbing tentang ilmu penjualan dan pemasaran serta full support dari manajemen pusat. Masih banyak sekali benefit (keuntungan) yang akan Anda dapatkan dalam bisnis ini. Silahkan pelajari lebih lengkap dengan menekan tombol berikut ini :

Selain 2 profil Distributor di atas, masih ada banyak nama lainnya. Anda akan lebih mengenalnya di grup WA nasional Distributor Poster Belajar nantinya. Jadi…yukkk gabung segera. Jangan sampai keduluan orang lain. Silahkan lihat peta kota / kabupaten yang sudah ada Distributornya berikut ini. Jika wilayah Anda “masih kosong”. Segeralah bergabung! Ya… Hari ini juga !

Lihat paket perdana distributor di sini :

Masih ragu?

Silahkan baca tulisan-tulisan ini :

 

 

Tips-tips Bisnis yang Inspiratif

Oleh admin Channel Telegram @posterbelajar

TIPS-TIPS BISNIS (bagian 1)

1. Jika penjualan Anda tak bagus, hentikan terus berasumsi tentang pasar atas produk Anda. Turunlah ke bawah dan lakukan riset pasar.

2. Untuk bisnis yang tidak mendapat suntikan permodalan besar, membangun sistem marketing harus diprioritaskan sebelum membangun sistem-sistem lain yang lebih advance.

3. Buatlah job desc karyawan secara tertulis, lalu jelaskan kepada mereka detil tentang hal tersebut.

4. Jangan berbangga dulu dengan profit tinggi, pastikan Anda memiliki cash yang besar juga atasnya.

5. Jika bisnis Anda bukan “konsultan bisnis”, maka jangan terlalu banyak porsi belajar teori bisnis, mulailah memperbanyak eksekusi atas apa yang sudah Anda pelajari.

6. Perkuat leadership dalam perusahaan Anda. Jangan biarkan bisnis Anda mengalir begitu saja.

7. Adakan briefing minimal sekali per pekan. Jaga kesolidan tim Anda dan pemahaman mereka akan tujuan bisnis Anda.

8. Sebaiknya jangan berkespansi dulu sebelum memastikan fundamental bisnis Anda sudah OK

9. Jika Anda harus berbisnis lebih dari 1, pastikan bisnis Anda tak lebih dari 3 untuk periode awal Anda membangun bisnis.

10. Tingkatkan laba Anda dengan melakukan efisiensi atas biaya-biaya. Berinovasilah agar terjadi pengurangan pada biaya-biaya rutin.


TIPS-TIPS BISNIS (bagian 2)

Oleh admin Channel Telegram @posterbelajar

1. Temukan produk/layanan yang pas untuk segmen yang Anda bidik. Jika Anda terlanjur memiliki sebuah produk, coba temukan bahasa komunikasi yang pas untuk membuat segmen tersebut mau membeli produk Anda.

2. Konsistensi kualitas produk/ layanan adalah salah satu hal penyebab konsumen melakukan repeat order.

3. Jangan remehkan masukan pelanggan. Sebab itu bisa “menggantikan” biaya riset produk Anda pada level tertentu.

4. Betapa pun Anda berjaya pada penjualan offline, dunia digital marketing tetap harus Anda masuki, sebab itu keniscayaan. Keengganan memasukinya akan membuat bisnis Anda tak relevan lagi dengan zaman.

5. Pebisnis itu harus mampu melakukan delegasi. Perkuatlah delegasi Anda dengan membuat sebuah job desc, daftar wewenang dan Key Performance Indicator (KPI) tertulis untuk karyawan.

6. Memberi karyawan sebuah tugas tanpa memberi ia wewenang tidak akan memberi Anda banyak “kebebasan”. Jangan hanya jadikan mereka “tukang”, jadikan mereka aktor perubahan bisnis Anda.

7. Dengan mendelegasikan tugas, Anda bisa fokus pada pekerjaan utama pengusaha : mengembangkan bisnis.

8. Konsumen yang hanya mau dilayani “oleh Anda” bukanlah sesuatu yang baik, usahakan untuk mengalihkannya ke “sistem layanan” yang berlaku di bisnis Anda, namun pastikan ia tetap merasa “istimewa” dengan layanan itu.

9. Pisahkan antara “kas besar” dan “kas kecil” dalam perusahaan Anda. Kas besar Anda sendiri yang kelola (sebelum punya direktur keuangan khusus), sedangkan kas kecil percayakanlah pada salah satu karyawan terpercaya Anda.

10. Pastikan bagian produksi Anda memiliki jiwa “perfeksionis” dalam hal kualitas produk. Jangan toleransi cacat produk untuk konsumen/ klien. Beri mereka standa mutu produk terendah sebagai acuan.

TIPS-TIPS BISNIS (bagian 3)

Oleh admin Channel Telegram @posterbelajar

1. Hal sederhana yang bisa mengetahui Anda pebisnis yang baik atau bukan adalah : berapakah margin Anda sebenarnya?

2. Bangunlah sistem. Salah satu ciri bisnis yang benar adalah ketika bisnis tersebut Anda tinggal, ia tetap bisa berjalan (tanpa Anda), bahkan tetap berkembang.

3. Dengarkan masukan karyawan, tapi jangan lupa, Anda yang harus pegang kendali, bukan karyawan.

4. Pebisnis wajib terus meng-upgrade ilmu, dunia ini berkembang. Anda harus terus melakukan perubahan dan inovasi agar bisnis tetap survive bahkan berkembang.

5. Semakin besar “un-known area”, semakin besar resiko bisnis Anda. Perkecil “un-known” area dengan terus belajar.

6. Tidak ada orang yang mau membaca iklan. Yang mereka baca adalah sesuatu yang menarik hati mereka. Agar iklan Anda dibaca orang, buatlah sesuatu yang menarik bagi segmen yang Anda bidik.

7. Berusahalah untuk memahami benar siapa konsumen Anda, dengannya Anda bisa memberikan produk/layanan yang tepat atau menyusun bahasa marketing yang tepat.

8. Jangan remehkan soal kemasan produk! Sebab ia adalah “iklan gratis” pada 2 detik pertama pandangan calon konsumen.

9. Rebut perhatian calon konsumen, buat dia tertarik, ajak dia berhasrat untuk memiliki produk Anda, lalu buatlah dia melakukan eksekusi pembelian. Semua bisa dilakukan dengan membuat startegi iklan yang tepat.

10. Salah satu tips dalam teknik closing adalah : Berikan pertanyaan dengan jawaban yang hanya akan memberikan pilihan “iya”. Misal, mau pilih warna merah atau biru? Jangan : Jadi beli atau tidak?

TIPS-TIPS BISNIS (bagian 4)

Oleh admin Channel Telegram @posterbelajar

1. Jika Anda ingin menang dalam persaingan bisnis, maka berkompetisilah dengan “masa depan”.

2. Melakukan benchmark dengan produk yang sudah ada mungkin baik, namun dengannnya Anda takkan bisa melampaui produk tersebut. Bersikaplah pro-aktif, lalukan perubahan yang bisa melampaui kompetitor Anda.

3. Jangan sampai Anda “perang harga”. Bertarunglah pada kualitas layanan Anda. Sering kali pembeli memilih produk karena melihat “siapa yang menjual”, bukan apa yang dijual.

4. Jaga layanan Anda, word of mouth marketing adalah metode pemasaran paling powerful daripada iklan yang bisa membuat calon konsumen menjatuhkan pilihan pada Anda tanpa keraguan.

5. Agar Anda mendapatkan word of mouth marketing yang positif, layanan Anda harus memberikan kesan yang sangat mendalam pada konsumen (memmorable experience). Buatlah mereka tak hanya puas, tapi juga merekomendasikan produk / layanan Anda kepada orang lain.

6. Jika penjualan Anda mulai turun, “turunlah” bersama karyawan front liners Anda, ikut melayani konsumen, untuk tahu tentang apa yang terjadi sebenarnya.

7. Rangsanglah karyawan Anda untuk berani mengemukakan pendapat yang bisa memberikan pengaruh positif bagi bisnis Anda.

8. Pastikan “pelanggan baik” (yang sering melakukan repeat order dan sering merekomendasikan bisnis Anda kepada orang lain) mendapatkan perlakuan yang sangat istimewa.

9. Setiap pebisnis harus terus menerus bisa meningkatkan customer value, meningkatkan sesuatu yang bisa diberikan kepada pelanggannya. Lakukan inovasi dan perkuat efisiensi agar kita bisa semakin baik dalam memberikan pelayanan pada konsumen.

10. Jika Anda menemukan kelemahan pada produk Anda yang sulit diperbaiki (untuk saat ini) karena masalah budget, cobalah mencari sisi lain yang justru bisa mengangkat itu menjadi kelebihan, lalu komunikasikanlah hal tersebut kepada segmen bidikan Anda. Anda pasti bisa, selama Anda berusaha menemukannya.

TIPS-TIPS BISNIS (bagian 5)

Oleh admin Channel Telegram @posterbelajar

1. Jujurlah jika ada cacat produksi, kurangi harga atau berikan kompensasi. Kejujuran Anda akan “memperpanjang” hubungan Anda dengan konsumen.

2. Konsumen yang puas dan bercerita ke komunitasnya itu lebih sedikit daripada konsumen yang kecewa dan bercerita ke komunitasnya. Maka berhatai-hatilah terhadap konsumen yang kecewa.

3. Naikkan harga Anda, berikan value lebih, dan buka ruang untuk negosiasi harga. Margin yang terlalu tipis akan membuat produk Anda berhenti menjadi komoditas.

4. Jangan hancurkan perusahaan dengan gaya hidup Anda. Tentukan berapa gaji Anda, dan pastikan untuk mengambil tak lebih dari itu.

5. Konsumen adalah “raja”, tapi karyawan Anda juga aset yang sangat berharga. Ketika ada konflik antara keduanya, jangan mencari solusi win-loose, apalagi karyawan selalu di posisi salah. Lihat baik-baik masalahnya, lalu carilah win-win solution.

6. Lakukan briefing berkala, minimal sepekan sekali dengan karyawan Anda, bukan hanya untuk memastikan kinerja mereka, tetapi memastikan bahwa mereka tetap memegang value perusahaan dengan benar.

7. Perang pemasaran pada aslinya bukanlah di pasar, tetapi di benak pelanggan. Menangkan perang tersebut dengan menentukan positioning terbaik untuk produk Anda.

8. Bisnis yang bisa bertahan adalah bisnis yang mau menjadi “fasilitator” bagi kebutuhan konsumen. Mereka mau mendengar kebutuhan konsumen dan mau memodifikasi produk / layanannya sesuai permintaan konsumen.

9. Kaum wanita adalah konsumen paling kuat dalam dunia pemasaran. Maka fokuslah untuk mengenalnya dan memberikan mereka penawaran yang lebih baik.

10. Iklan mungkin powerful dalam jangkauan, tetapi rekomendasi komunitas powerful dalam keputusan. Pastikan Anda mendekati komunitas yang sesuai dengan produk / jasa Anda.

TIPS-TIPS BISNIS (bagian 6)

Oleh admin Channel Telegram @posterbelajar

1. Jangan hanya berfokus untuk memimpin pasar, tetapi cobalah untuk bisa membangun kedekatan dengan konsumen.

2. Jika produk Anda terkena “isu negatif”, ajak konsumen untuk melakukan customer experience tertentu. Ajak mereka ke unit produksi Anda, melihat dari dekat dan akhirnya minta mereka bercerita di media sosial.

3. Untuk penetrasi produk baru di lapangan, Anda bisa menggunakan strategi “Free Prize Inside”. Berikanlah hadiah sebagai bundling. Sering kali konsumen tidak ingin membeli produk kita, tetapi menginginkan hadiahnya. Namun dengan strategi ini diharapkan konsumen bisa mencoba produk Anda.

4. Sesekali bisa jadi kita melakukan kesalahan dalam pelayanan, tetapi lakukanlah “service recovery” terbaik yang justru bisa membuat kesalahan jadi “memmorable experience”.

5. Sebisa mungkin Anda mengetahui kelebihan dan kekurangan karyawan Anda, lalu tempatkanlah mereka pada posisi yang tepat. Jika memang harus melakukan rotasi, lakukanlah.

6. Pada usaha kecil, Anda bisa jadi harus memiliki beberapa karyawan tetap. Tetapi Anda juga harus punya sistem “outsource” pekerjaan tertentu. Terutama untuk tangani order besar yang kita tidak bisa prediksi keberlanjutannya.

7. Pastikan ada minimal 10% dari keuangan perusahaan yang diinvstasikan untuk pengembangan usaha ke depan.

8. Jika Anda belum bisa membuat laporan keuangan secara rapi, minimal Anda mencatatnya dan ada “jejaknya”.

9. Konsumen saat ini makin “smart”, berhati-hatilah atas “jejak digital” yang mungkin terjadi, terutama testimoni negatif. Jaga terus kualitas layanan Anda, dan bercita-citalah untuk terjadinya “zero error”.

10. Negosiasi itu baru benar kalau posisi kita dengan klien / konsumen sejajar. Dan agar sejajar, kita tidak boleh merasa “sangat butuh” pada mereka. Dan ini bisa dicapai jika kita punya cukup banyak leads untuk diprospek.

TIPS-TIPS BISNIS (bagian 7)

Oleh admin Channel Telegram @posterbelajar

1. Sebelum merekrut karyawan, pastikan kita sudah punya pemasukan yang rutin.

2. Rekrutlah karyawan sesuai kebutuhan, bukan demi terlihat keren.

3. Jika diperlukan diawal-awal, satu karyawan mengerjakan beberapa hal sekaligus.

4. Jika bisnis makin bagus, jangan sampai kita tergantung pada satu karyawan “super”. Karyawan “super” adalah bahaya laten. Bentuklah sistem. Usahakan apa yang bisa dikerjakan si “karyawan super” juga bisa dilakukan karyawan lain.

5. Jangan remehkan kompetitor bisnis, tetapi juga jangan sampai terlalu gentar. Kembangkan value bisnis Anda sendiri sembari tetap memperhatikan pergerakan kompetitor.

6. Perubahan itu selalu terjadi, baik perubahan politik, ekonomi, sosial, teknologi hingga lingkungan. Pastikan Anda memperhatikan perubahan itu dengan baik dan mempersiapkannya agar bisnis Anda tidak mati.

7. Perubahan kecil itu bisa sangat berarti jika tak diantisipasi. Sekedar contoh, pembangunan jalan layang di depan toko kita yang membuat para konsumen tidak bisa lagi “parkir” (karena kini tak ada lagi bahu jalan), bisa membuat penjualan menurun drasis hingga hanya 30%-nya. Jadi, “bacalah” perubahan itu dan antisipasilah.

8. Untuk Anda yang memiliki toko, pastikan tinggi rak tak telalu jauh dari “eye level”, posisi dimana mata bisa langsung melihat.

9. Naikkan intuisi bisnis Anda dengan banyak belajar dan banyak mencoba hal baru dalam bisnis. Jangan takut gagal dalam mencoba. Kegagalan di awal-awal masih jauh lebih baik daripada kita sudah berjalan jauh.

10. Kenal potensi Anda. Sebaiknya Anda memilih bisnis “potensial” yang juga sesuai potensi diri Anda pribadi.

Peluang Usaha Reseller Dropship Poster Belajar Ide Bisnis Sampingan Terbaik untuk Anda Pilih

Peluang usaha reseller dropship Poster Belajar, WA : 0812-8490-8806. Peluang usaha sebagai reseller dropship Poster Belajar adalah pilihan terbaik buat Anda yag mau menggagas bisnis kecil-kecilan atau bisnis sampingan ttpi bisa memberikan pendapatan yg besar.

Peluang Usaha Reseller Dropship Poster Belajar adalah Bisnis yang Memberi Margin Besar

Peluang usaha reseller dropship Poster Belajar dpt mjd usaha yang sungguh-sungguh menguntungkan atau bs menghasilkan untung signifikan. Kenapa? Karena sebagai reseller dropship, Anda dpt menerima untung hgg 30%! Dan pastinya tanpa modal. Biasanya merek lain, untuk dapat bagian profit besar, mk mesti stok barang di rumahnya (ya intinya wajib belanja produk yang hendak dijual). Tapi tidak dgn Poster Belajar, yang memungkinkan semua orang bs dpt margin besar hanya dg menjual sj.

Peluang Usaha Reseller Dropship Poster Belajar, Bisnis Internet Tanpa Ribet Kirim-kirim

Peluang usaha reseller dropship Poster Belajar adlh peluang usaha ynag dapat dikerjakan tanpa Anda hrs ribet-ribet packing atau melakukan pengiriman produk. Belum lagi kebutuhan untuk stok produk. Mengatur “flow” produk biar tdk sampai timbul kerusakan pd barang yag hendak dipasarkan. Bersama Poster Belajar Anda bebas dr smua itu.

Peluang Usaha Reseller Dropship Poster Belajar, PeluangPenghasilan dengan Market yag Besar

Peluang usaha reseller dropship Poster Belajar memiliki pasar yagn sngt besar. User langsung dari Poster Belajar adalah anak umur 3-7 th, sementara “segmen langsungnya” adalah orang tua muda umur 22-39 th. Sebuah market yang berukuran amat besar, sehingga peluang follow up dna closing kita dpt makin besar.

Peluang usaha reseller dropship Poster Belajar dapat dieksekusi secara online. Sistem dropship ini akn amat meringankan Anda shg ini bs jadi usaha ynag sngt simple dna bisa dilakukan di mana pun, kapan pun. Cukup bermodal HP, aplikasi instan messenger sampai dengan social media. Dan kemudahan ini pun pd akhirnya akn memberikan Anda kemungkinan closing yang lbh besar (sbb prospek yagn Anda jangkau juga besar). Sistem usaha online sendiri adalah sebuah sistem yag tdk dibatasi tempat dan waktu, kita bs bertransaksi kapan sj, di luar jam kantor sekali pun (kecuali utk mslh delivery tentunya).

 

Peluang Usaha Reseller Dropship Poster Belajar Ide Bisnis yang Menjanjikan Terbaik untuk Anda

Peluang usaha reseller dropship Poster Belajar, WA : 0812-8490-8806. Peluang bisnis sebagai reseller dropship Poster Belajar adalah alternatif terbaik untuk Anda ynag mau memulai usaha kecil-kecilan atau bisnis sampingan tapi bs memberikan pendapatan ynag berarti.

Peluang Usaha Reseller Dropship Poster Belajar adalah Bisnis yang Memberi Margin Besar

Peluang usaha reseller dropship Poster Belajar bs mjd bisnis yg sangat menguntungkan atau bisa menghasilkan profit signifikan. Kenapa? Karena sbg reseller dropship, Anda bisa menerima untung sampai 30%! Dan pastinya tanpa modal. Biasanya brand lain, utk dapat prosentase diskon besar, mk mesti stok barang di rumahnya (ya intinya harus beli produk ynag akan dijual). Tapi tdk dgn Poster Belajar, yg memungkinkan semua reseller bisa dpt margin maksimal hanya dgn menjual saja.

Peluang Usaha Reseller Dropship Poster Belajar, Bisnis Online Tanpa Ribet Packing

Peluang usaha reseller dropship Poster Belajar adalah peluang bisnis yag bs dilakukan tanpa Anda harus ribet-ribet packing atau mengerjakan pengiriman barang. Belum lagi kebutuhan untuk stok barang. Mengatur “flow” barang biar tdk sampai timbul kerusakan pd barang ynag hendak dipasarkan. Bersama Poster Belajar Anda bebas dr smua itu.

Peluang Usaha Reseller Dropship Poster Belajar, PeluangBisnis dengan Konsumen ynag Besar

Peluang usaha reseller dropship Poster Belajar memiliki konsumen yagn amat besar. User langsung dari Poster Belajar adlh anak umur 3-7 th, sementara “market langsungnya” adalah orang tua muda usia 22-39 th. Sebuah market yang berukuran amat besar, shg peluang follow up dan closing kita dpt makin besar.

Peluang usaha reseller dropship Poster Belajar bs dieksekusi secara online. Sistem dropship ini akn sangat menyederhanakan Anda shg ini bisa jadi usaha yang sngt sederhana and bs dilakukan di mana pun, kapan pun. Cukup bermodal Gadget, aplikasi instan messenger sampai dgn sosmed. Dan kemudahan ini pun pd akhirnya akn memberikan Anda potensi deal yag lbh besar (sbb calon pembeli yagn Anda jangkau jg besar). Sistem usaha berbasis internet sendiri adalah sebuah sistem yagn tak dibatasi tempat dan waktu, kita dpt bertransaksi kapan sj, di luar jam kantor sekali pun (kecuali untuk masalah pengiriman tentunya).

Keuangan Keluarga Sering Jeblok? Ini Solusinya!

masalah keuangan keluargaMungkin sebagian kita merasakan,baru saja gajian, tanggal 10 uang sudah habis. Atau bisa jadi sebagian besar uang sudah terpakai justru di hari dimana kita terima gaji. Pola ini berulang terus dan entah kapan berakhir. Seakan menunggu kejaiban untuk bisa menghentikan semuanya. Katanya, “uang mengalir seperti air, susah dihentikan”. Berikut ini ada 3 tips yang bisa Anda lakukan agar Anda terbebas dari masalah-masalah itu:

Lakukan Manajemen Keuangan Keluarga

Agar pola “kepepet setiap bulan” tidak terulang terus Anda harus mulai bisa melakukan manajemen keuangan keluarga. Hal ini menjadi wajib agar hidup Anda lebih teratur dan akhirnya Anda bisa “menikmati kehidupan”. Salah satu tips manajemen keuangan keluarga adalah mulai mengatur pola pengeluaran Anda setiap bulan.

Dari gaji yang Anda terima, mulailah terapkan pola pengeluaran seperti rekomendasi berikut ini :

  • Pos biaya hidup : 30%
  • Pos bayar hutang : 30%
  • Pos gaya hidup : maksimal 15%
  • Pos masa investasi : minimal 10%
  • Pos dana darurat : minimal 10%
  • Pos sosial : 2,5-5%

Agar keuangan keluarga Anda sehat, total hutang Anda tidak boleh lebih dari 50% aset yang Anda miliki. Anda juga harus bisa mengumpulkan dana darurat sebanyak 3-6 kali pengeluaran bulanan Anda saat ini. Dana darurat ini bisa disimpan dalam beberapa tempat misalnya, tabungan, deposito jangka pendek, emas, dll.

Disiplin dalam Melakukan Manjemen Keuangan

Setelah Anda mengetahui tips pengaturan keuangan di atas, maka tips paling penting berikutnya adalah disiplin dalam pengaturan keuangan tersebut. Tanpa disiplin, semuanya menjadi percuma. Misal dana darurat, Anda harus pastikan bahwa uang itu aman, tidak Anda ambil sama sekali untuk kebutuhan apa pun. Atau untuk gaya hidup, pastikan Anda tidak melebihi prosentase yang diizinkan. Coba Anda “paksakan” melakukan hal tersebut 3-6 bulan dan rasakan hasilnya.

Mulailah Berbisnis Sampingan untuk Mendapatkan Pendapatan Tambahan

Setelah diatur-atur, ternyata pengeluaran masih belum cukup? Mungkin sudah saatnya Anda membangun bisnis sampingan untuk menambah pendapatan Anda. Sebab memang, bisa jadi kebutuhan dasar kita saja tidak terpenuhi pada kuota 30% itu. Hal ini pada akhirnya membuat kita harus mendapatkan solusi atas pendapatan itu.

Poster Belajar sendiri menawarkan bisnis sampingan dengan pendapatan yang lumayan besar. Dengan modal awal hanya sekitar 2,75 juta rupiah, Anda bisa mendapatkan pendapatan “tambahan bersih” di atas 8 juta rupiah. Bagi yang serius mengembangkan bisnis ini bisa mendapatkan keuntungan bersih di atas 20 juta rupiah. Kami akan bantu Anda dengan strategi marketing terbaik dan puluhan sales tactics untuk membantu Anda mencapai pendapatan ideal tersebut.

Atau buat Anda yang tidak punya modal sama sekali, Anda bisa bergabung sebagai reseller Poster Belajar. Dengan sistem dropship, Anda bisa mendapatkan pendapatan tambahan tanpa harus banyak ribet mengurusi masalah packing dan pengiriman. Hanya masalah keuletan Anda yang dibutuhkan untuk mendapatkan hasil maksimal. Dengan menjadi reseller, Anda bisa mendapatkan pendapatan tambahan 2-6juta rupiah tanpa modal sama sekali.

Mulailah Sekarang!

Jangan menunggu esok. Jangan menunggu Anda bermasalah dulu dengan keuangan, apalagi dengan lembaga keuangan atau bahkan para debt collector. Lakukan pengaturan keuangan keluarga sekarang juga. Disiplinlah! Dan mulailah menambah income dengan bisnis sampingan yang bisa diandalkan.

 

Ingin tahu peluang bisnis distributor Poster Belajar? >> KLIK Disini !

 

Pendaftaran reseller dan distributor

  • WA / SMS : 08778-105-1905
  • WA / SMS : 08788-66-72400
  • Telegram : 0812-8033-0644
  • Email : posterbelajar@gmail.com

Peluang Usaha 2015

Peluang Usaha 2015. WA : 08788-66-72400. Peluang bisnis internet hadir untuk Anda. Bukan money game. Kami menjual Poster Belajar untuk anak PAUD, TK dan SD. Peluang usaha ini sangat baik mengingat pasar yang dibidik sangat besar dan terus bertumbuh.

Peluang Usaha 2015 dan Memilih Jenis Bisnis

poster belajar kegiatan tipe 01

poster belajar kegiatan tipe 01

Peluang Usaha 2015 “bersliweran” di depan mata kita. Tetapi dapatkan Anda menentukan dengan baik mana yang benar-benar prospektif dan mana yang “fiktif”. Dalam memilih peluang usaha online, kiranya ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan, di antaranya adalah : kejelasan produk / jasa yang dijual, kejelasan soal sistem dan bagi hasil serta mungkin kejelasan dimana letak kantor pusat dari pihak yang menawarkan bisnis itu berada.

Peluang Usaha 2015 dengan Poster Belajar

Peluang usaha 2015 bersama Poster Belajar adalah peluang bisnis yang sangat baik. Hal ini dikarenakan dari sisi produk, bisnis sampingan karyawan ini sangat jelas. Kami memiliki produk fisik yang dapat Anda lihat secara langsung. Selain itu produk Poster Belajar yang insya Allah akan jadi bisnis online terbaik ini memiliki kualitas produk yang sangat baik dari sisi desain maupun material produknya. Sistem dalam bisnis internet ini juga jelas. Ada margin tertentu yang dimiliki jika Anda menjadi reseller atau distributor, serta bagaimana mekanisme bisnis dan pengirimannya. Kantor Poster belajar juga jelas, ada di Jl. Nanas no. 98 Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur. Semua itu menjadikan Poster Belajar sebagai bisnis online terpercaya yang bisa Anda pilih sebagai bisnis utama atau sebagai bisnis sampingan.

Peluang Usaha 2015 dan Prospek Masa Depan

Peluang usaha 2015 seharusnya juga mempertimbangkan bagaimana prospeknya di masa depan. Sebuah peluang usaha yang baik tidak hanya hidup untuk hari ini, tetapi juga hadir untuk masa depan. Poster Belajar sebagai peluang usaha rumahan memberikan Anda prospek masa depan yang cerah. Hal ini dikarenakan segmen yang kami bidik adalah jumlah terbesar di antara populasi penduduk Indonesia. Selain itu produknya terus dikembangkan sehingga memungkinkan bisnis Anda bersama Poster Belajar tidak stagnan di masa depan.